Ditulis pada tanggal 12 July 2018, oleh Unit Kearsipan Universitas Brawijaya, pada kategori Berita

Institusi kearsipan dan perpustakaan merupakan intitusi yang kurang populer di masyarakat Indonesia. Sebagian orang baru menyadari pentingnya arsip ketika mengalami kehilangan surat – surat berharga seperti akte kelahiran, sertifikat tanah, dan lain – lain. Begitu pula ketika orang akan menyusun sejarah Instansinya, barulah dirasakan bahwa arsip itu sangat penting. Tanpa bukti otentik seperti dokumen berupa surat keputusan, surat – menyurat, notulen rapat, laporan kelembagaan dan lain – lain, penulisan sejarah patut dipertanyakan

Begitu pula dengan perpustakaan, masih banyak masyarakat merasa tidak memerlukan perpustakaan, terlebih dengan adanya internet sekarang ini. Padahal internet itu seperti hutan belantara informasi. Orang yang tidak paham informaasi akan tersesat ketika berasa di ruang maya internet. Lain dengan informasi yang ada di pepustakaan, pustakawan dalam mengumpulkan bahan pustaka akan selalu ada penyeleksian terhadap mutu informasi yang akan dikoleksi.

Institusi kearsipan dan perpustakaan tidak dapat bersikukuh memegang prinsip – prinsip zaman dulu bila tidak ingin tergerus zaman. Sekarang ini masyarakat sudah berbicara era revolusi industri 4.0. Teknologi informasi dan komunikasi akan merasuki seluruh sendi – sendi kehidupan manusia. Fenomena internet of things tidak dapat dielakkan lagi. Masayarakat akan dihadapkan dengan big data, artificial intelligence, dan financial technology.
Hal inilah yang menjadi tujuan diadakannya Seminar Nasional  “Kesigapan Arsiparis dan Pustakawan Memasuki Era Revolusi Industri 4.0”, Selasa (10/7) di Kampus IPB Dramaga.

Pemateri dalam Seminar Nasional tersebut yaitu Ketua Asosiasi Arsiparis Indonesia, Dr. Andi Kasman M., Kepala UPT Kearsipan Unpad  Prof. Dr. Nandan A.D., S.H., M.Hum., Staf Ahli Menteri Ristekdikti, Prof. Dr. Paulina Pannen, MLS., Perancang Indonesia One Search, Ismail Fahmi, PhD, Irman Hermadi, S.Kom. MS., PhD, dan Prof. Dr. Ir. Pudji Muljono, M.Si. Sementara hadir sebagai peserta dalam acara tersebut perwakilan dari Universitas Brawijaya, Christ Yudha Prasetya, S.Kom, SE, dan Didik Eko Sujarwo.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Asosiasi Arsiparis Indonesia, Dr. Andi Kasman M memaparkan materi tentang “Kompetisi Arsiparis di Era Revolusi Industri 4.0”,  dan Kepala UPT Kearsipan Unpad  Prof. Dr. Nandan A.D., S.H., M.Hum., mengisi materi dengan topik Perkembangan Pembuktian Yuridis Media Arsip Modern.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perpustakaan dan Unit Arsip Institut Pertanian Bogor (IPB) IPB bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (RI) dan Arsip Nasional Republlik Indonesia (ANRI)

1 3 4